Sabtu, 31 Oktober 2015

Ternyata Benua Amerika Adalah Negeri Muslim Yang Dimurtadkan

MoneKomputer - Benua Amerika yaitu negeri muslim yang dimurtadkan, manakah kenyataan yang menyebutkan hal itu? Islam nyatanya ada pada sejarah benua Amerika dan hubungannya juga termasuk erat. Bila berkunjung ke Perpustakaan Kongres yang berlokasi di Washington DC, coba teliti arsip kesepakatan antara suku Cherokee (suku Indian di th. 1787) dengan pemerintah Amerika.

Muhammad Ibnu Abdullah dan Abdel Khak yaitu kepala suku tersebut yang bertanda tangan di perjanjian itu. Perjanjian itu merupakan tentang hak kelangsungan pemerintahan, perkapalan, dan perdagangan oleh suku Cherokee berdasarkan pada hukum Islam, bahkan termasuk soal cara berpakaian yang auratnya butuh ditutup.
Benua Amerika Merupakan Negeri Muslim yang Dimurtadkan, Apa Buktinya?

1. Adanya sepotong batu yang ditemukan di daerah Corinto di El Salvador, 

Tepatnya didalam suatu gua sudah diidentifikasi dan dari situlah kehadiran umat Islam di Amerika Selatan bisa teridentifikasi oleh batu yang di ketahui sebagai bantalan prasasti Malaka Haji Malaya pada abad ke-13. Umat muslim itu diduga berasal dari salah satu daerah di Indonesia.

2. Ditemukan beberapa koin oleh Pendeta Thaddeus Mason Harris 

Yang ditulis oleh seorang penulis jurnal Amerika yang pada tahun 1787 ketika berkunjung ke beberapa area Massachusetts. Koin itu lalu oleh Harris diserahkan ke perpustakaan Harvard College untuk diperiksa dan di ketahui bahwa koin itu berasal dari abad ke-8 dan 9 dan di kenal sebagai Samarqand Dirham. Ada prasasti La ilaha illa-Allah Muhammadun Rasulullah dan Bismillah yang terlihat ada pada koin itu.

3. Prasasti batu lagi-lagi ditemukan dengan bentuk bantalan huruf Cufic H-M-I-D 

Yang disangka berasal dari pasca-650 CE dan ini merupakan salah satu bukti benua Amerika yaitu benua yang dimurtadkan. Di bebatuan Nevada, tepatnya di Valley of Fire juga di ketahui ada tulisan Arab yang lain.

4. Tulisan Cufic itu ada dan penemuannya ada di White Mountains di tahun 1951 

yang lokasinya tak jauh dari kota Benton di perbatasan Nevada. Tulisan dengan gaya Cufic yang dikenali sebagai tulisan di abad ke-7 ini ada kalimat tentang Iblis yang disebut sumber dari segala kebohongan atau Setan maha mayan.

5. Ada banyak orang yang mencoba mempelajari sejarah awal masuknya Islam ke Amerika,

Mungkin termasuk Profesor Barry Fell seorang dosen yang telah pensiun dari Harvard University. Ia menekankan bahwa di tahun 650-an, Amerika kehadiran kaum muslim dan tentu ada dasar mengapa sang profesor berani menyebutkan demikian, ini karena kaligrafi Cufic. Bila memang benar, itu berarti pada masa Khalifah Utsman, umat Islam sudah menapakkan kaki di Amerika.

6. Tulisan “In the Name of Allah” juga ditemukan oleh Profesor Fell dan dikira 

Sebagai bukti selanjutnya akan Amerika negeri muslim yang dimurtadkan. Bila mengecek dan melihat secara hati-hati akan temuan prasasti itu, akan dijumpai rangkuman bahwa memang benda itu tidaklah bergaya modern Arab dan malah mengandung gaya Cufic yang sangat ada hubungan dengan gaya tulisan di abad ke-7.

7. Di ketahui juga bahwa suatu daerah dimana orang-orang Arablah 

Penghuninya, diserang oleh Navajos dan Apache asli yang disebut Athapcan Tribe. Beberapa sekolah yang di bangun oleh beberapa orang Arab bisa memesonakan beberapa pribumi yang buta huruf, dan dari situlah terwujud subyek yang mirip serta binatang mitos hasil dari ubahan bentuk geometris yang kemungkinan ditangani dengan pertolongan tawanan selama berabad-abad.

Masih terdapat beberapa lagi bukti-bukti tentang Amerika yang dulunya sebenarnya merupakan negeri Islam lewat penjelasan catatan sejarah. Benua Amerika yaitu negeri muslim yang dimurtadkan atau mungkin lebih tepatnya disesatkan.

SUMBER : http://redaksi7.tk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar